Wednesday, 14 December 2011

RIP Social Life

Ini gak ada hubungannya ama band Indie Rock gue asal Kanada, Broken Social Scene. Tapi tentang manusia jaman sekarang yang udah lupa sekitarnya. Ini bukan puisi cinta. Ini cerita tentang manusia.

Manusia yang sibuk dengan Battlefield 3, GTA, dan video game lain sehingga lupa nelfon ibu dan ayahya.

Manusia yang sibuk dengan twitter dan facebook. Duduk termenung di kamar. Lupa dengan teman kosan yang lain.

Manusia yang sibuk dengan BBnya di tangan, sambil berjalan dengan sok serius dan anggunnya. Lupa dengan orang yang disamping yang sedang mengemis dan meminta-minta belas kasihan.

Manusia yang menonton TV sepanjang hari. Lupa akan perutnya yang semakin membuncit dan istri yang sering mengeluh krisis gaji kepadanya.

Manusia yang sibuk dengan gadget PSP di tangan hingga jempol kapalan dan lupa janji menjemput kawannya di terminal.

Manusia yang sibuk dengan telfonnya hingga tak dengar tamu menekan bel rumahnya lebih dari tiga kali.

Manusia yang bekerja dan berbisnis 20 jam sehari. Lupa bermain dengan tujuh anaknya dan bercumbu dengan istrinya juga simpanannya.

Manusia yang sibuk shopping, ke salon, SPA, dan arisan. Lupa mengajarkan cara mengupas bawang dan membelikan buku kisi-kisi Soal UN SD untuk anaknya.

Manusia yang sibuk membaca berita dari iPad 2 dan Tab terbarunya setiap saat. Lupa mengambil Koran langganan di depan halaman rumahnya.

Manusia yang ke perpustakaan membaca modul sepanjang semester demi skrpsi dan cepat wisuda. Lupa dengan McD, karaoke, dan XXI.

Manusia yang berduaan ama pacar sampai menginap di kosannya setiap hari. Lupa dengan teman baiknya yang berhutang dan makan hanya sekali sehari.

Manusia yang sibuk dengan jabatan, harta, dan kekayaan. Lupa dengan amanahnya terhadap rakyat dan terutup kepada semua orang.

Manusia arsitektur yang mengerjakan tugas tak kenal waktu. 48 jam tanpa tidur. Lupa dengan teman-teman bandnya untuk ngejam malam ini dan lupa nge SMS gebetannya.

Manusia rumahan. Tak pernah ngobrol dengan tetangga bahkan tak tau tetangganya meninggal kemarin karena stroke.

Masih ada manusia lagi?

No comments:

Post a Comment