Saturday, 31 March 2012

Misteri Pria Tua Berbaju METALLICA di Babakan Raya

Terjadi sekitar akhir Februari. Sehabis pulang dari latihan voli bersama anak-anak ESL 46 untuk persiapan Sportakuler 2012 sekitar pukul 18.00 WIB. Gue bawa motor dan juga pulang ketika azan maghrib menggunakan motor itu juga. YOU DON’T SAY. Namun, ada satu hal yang mengganjal dan kurang nyaman dari benda yang tak terlalu butut ini. Oleng. Ternyata setelah berjalan sekitar 200 meter dan pas di depan Mesjid Al-Hurriyah, gue mengecek apa yang tidak enak dari motor berumur 6 tahun ini. Seperti biasa, yaitu ban bocor. Apes sangat nasib awak.

Terpaksa gue bawa sambil mentata dari kampus ke kosan. Perjalanan memutar pintu masuk kampus membuat jarak yang ditempuh bagaikan samudra Atlantik. Tak ada tukang tambal ban terdekat dan akhirnya ague melewati jalan Bara (Babakan Raya). Orang-orang ramai melewati jalan tersebut. Ada yang belanja, pulang kuliah, dan ada juga yang berpacaran. Tak ada rasa malu gue melewati jalan ini dengan motor yang berban bocor.

Satu hal yang janggal. Gue melihat bapak-bapakberumur sekitar 60. Lusuh. Memakai topi seperti petualang ingin naik gunung. Rambut beruban. Celana panjang putih yang juga lusuh. Sandal yang tidak jelas lagi warnanya, entah hitam atau coklat karena debu. Berjalan agak membungkuk. Tapi, ini yang membuat gue tertarik lebih dalam. Ia menggunakan baju METALLICA. Cover album Kill em’ All. Berwarna hitam dan aksen gambar berwarna ungu dan putih. Sekejap saja gue melihatnya, dia masuk ke gerbang gedung PLN dan gue melihat dari kejauhan ia sudah tidak ada lagi karena ramainya orang. Gue juga tidak terlalu ngotot untuk masuk juga ke Halaman gedung PLN untuk menguntit dia karena gue harus tetap menuntun motor hingga tiba di kosan.

Gue bingung dan makin penasaran. Belum pernah melihat ia sebelumnya. Apakah dia mantan personel God Bless? Ataukah dia kenal dengan The Tielman Brothers (band Indo yang hijrah ke Belanda dan sukses di tahun 50an sampai-sampai Beatles terpengaruh oleh merka)? Ataukah dia seorang promotor konser Metallica ketika pertengahan 90an yang sempat membuat lampu di pulau Jawa mati karena Watt yang besar di Jakarta? atau dia hanya terobsesi dengan James Hetfield yang sangat LAKI dan para anggota band lainnya (Rob, Lars, dan Kirk). My mind is so full of fuck and rush question.

Ingin sekali gue bertemu dia lagi. Tapi sampai detik ini gue belum pernah bertemu dengannya. Mungkin saja ia mantan pengamen. Dia itu hanya bapak-bapak biasa yang suka metal 70/80an ataukah dia bekas pengamen yang beralih profesi serabutan. Mudah-mudahan Allah melindungi dia dari kejahatan dunia yang fana ini. Barang siapa yang pernah bertemu dengan bapak-bapak tadi harap hubungi gue secepatnya di e-mail ; ilhammaulanaupb@yahoo.co.uk atau di ilhammaulanaipb@gmail.com. Gue akan memberikan reward tertentu bagi yang menemukannya.

Salam metal!
Master! Master! Master of puppets I’m pulling your strings! (Hetfield and Hammet, 1986)

No comments:

Post a Comment